Saturday, 24 March 2012

ARJAN BRASS: BUKAN NAMA SEBENARNYA

hidup setuju dengan tiga hal: berbuat, tidak berbuat dan berpura-pura, dan apakah setiap perbuatan harus selalu berlandaskan pada; baik atau buruk, benar atau salah, mungkin tidak karena adakalanya juga bertumpu pada; berbuat atau tidak berbuat;

Ini adalah sebuah biografi singkat sebuah perjalanan seorang laki-laki yang sedang ingin berbagi cerita tentang dunianya. Dunia yang jauh dari apa yang mereka lihat tentang seorang Arjan Brass


KEMUNCULAN
saya lahir di Bandung, Jumat Pahing 14 januari 1966, orang tua saya memberi nama saya Ahmad Fauzie, seluruh sekolah saya dihabiskan dikota kelahiran saya di Bandung, kota yang menurut saya penuh romantisme dan sejarah kehidupan saya.
Ayah saya adalah seorang prajurit AD yang pernah ikut berperang dengan kesatuan Koppasus (d/h RPKAD), beliau selalu bercerita tentang bagaimana debu-debu berterbangan bersama asap mesiu di medan-medan peperangan tanah air, sedangkan ibu saya hanyalah seorang ibu rumah tangga yang terus setia menunggui seorang prajurit kembali dari tugas serta menjaga saya dan tiga orang adik-adik saya.

OBSESI
saya tertarik pada dunia sastra dan sejarah, karena bagaimanapun serangkaian hidup kita adalah perjalanan sejarah, bahkan agama-agama sekalipun.
pada bidang sastra; saya terinspirasi oleh tulisan Goenawan Muhamad, sejak kecil cita-cita saya adalah bagaimana bisa menulis essay seperti beliau.
sedangkan lagu yang paling saya sukai adalah lagu Leonie yang dinyanyikan dengan sangat syahdu oleh Arjan Brass, kelak nama ini yang akhirnya mengilhami perjalanan saya di dunia maya

DUNIA NYATA VS DUNIA MAYA
ketika dunia nyata kita terima sebagai takdir atas kefanaannya, manusia terus mencari cara bagaimana bisa menjelajah permukaan planet yang demikian luas tanpa harus beranjak dari tempat duduk karena keterbatasannya tadi.
teknologi dan cara berkomunikasi mulai berkembang dengan berbagai wujudnya, jika mulanya dilalui oleh seorang penghubung dengan menempelkan prangko pada setiap sampul amplopnya, sekarang zaman terus berubah, manusia bisa saling berkomunikasi dan mengenalkan dirinya di dunia maya lewat jejaring sosial.
sejak saya mulai mengenal email; akhirnya saya tertarik untuk menggunakan nama arjan brass untuk setiap surat menyurat dan komunikasi lainnya, nama ini dipakai sebagai wujud kerinduan atas apapun yang dijalani.

KAPAN NAMA INI MULAI DIGUNAKAN
what's in a name? that which we call a rose by any other name would smell as sweet. kapan dan dimana nama ini mulai digunakan, agak sulit untuk mengungkap waktu yang pasti setelah tahun 1976. Namun apapun penamaan seseorang atau sesuatu pada dasarnya adalah sebuah kesepakatan, ketika melihat air laut kita akan bilang itu airnya biru, kita tidak pernah tahu kenapa warna seperti itu dinamakan biru, semua berdasar pada kesepakatan, sebagaimana halnya mengganggukan kepala yang berarti iya.
kerinduan dan romantisme pada ketidak nyataan membuat nama itu yang akhirnya dipilih, kemudian mulai disebar dan dijadikan alias.

salam........

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar Anda.